Karena Tak Sanggup Ikuti Kebijakan Sang Gubernur, Pimpinan OPD Pemprov Kalbar Pilih Ngudurkan Diri

                                                                                                Foto: Sutarmidji- Ria Norsan 




Pontianak,TangkalNews– Sejalan dengan Visi dan Misinya sebagai gubernur terpilih H.Sutarmidji,SH,M.Hum – Drs.H.Ria Norsan,MM,MH  terus memacu  gerak langkahnya  guna merealisasikan target pembangunan yang telah dirancangnya sejak beliau menjabat sebagai gubernur provinsi Kalimantan Barat pada september 2018 silam. Yang menjadi target utama  ketika  perancangan anggaran diawal kepemimpinan Sutarmidji diarahkan untuk merealisasikan  tata kelola pemerintahan daerah  yang efisien, epektif dan transparan. Oleh karena itu, Gubernur sering melakukan sejumlah evaluasi kemudian melakukan percepatan penyusunan pejabat di lingkungan pemprov Kalimantan Barat  dengan melakukan open biding dan rotasi jabatan Serta menempatkan para pejabat dengan mengedepankan right man on the right place

Itulah sebabnya gubernur Kalbar Sutarmidji  terus melakukan perombakan sejumlah pejabat yang memegang  jabatan tinggi dan menengah di lingkungan pemerintah Provinsi Kalbar. Imbas dari  keseriusan dan ketegasan Sutarmidji  membuat 10  pejabat lama  yang menjabat jabatan tinggi gerah dan merasa tidak sanggup mengikuti jejak sang gubernur. Akibatnya para pejabat tersebut mengundurkan diri alias meletakan jabatan dari jabatan structural    serta   memilih untuk menjadi  pejabat fungsional bahkan ada  mengambil pilihan untuk pensiun dini. Yang paling membuat kejutan bagi pemerintahan provinsi Kalimantan Barat ketika terjadinya pengunduran diri Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang  Provinsi Kalbar ,Ir.Bride Suryanus MT dan Kepala Balitbang Provinsi Kalbar Agato Adan.

Terkait hal itu beberapa jabatan tinggi pratama di lingkungan pemprov kalbar terjadi kekosongan, sehingga untuk mencari  jalan keluarnya  dilakukan open bidding dan rotasi jabatan. “Menempatkan para pejabat dengan mengedepankan right man on the right place

Pj Sekda Kalbar Sy Kamaruzaman mengatakan  pihaknya telah menerima surat pengunduran diri kedua pejabat pemprov tersebut dan pihaknya telah mendapatkan penggantinya sebagai  Plt.

Oleh sebab itu kedua pejabat tersebut telah menerima  SK pemberhentian ,ujarnya  saat ditemui oleh para Media  di ruang kerjanya, Jumat (17/5/). Lebih lanjut dijelaskan Pj Sekda alasan kepala dinas PUPR meletakkan jabatannya lantaran ingin mengembangkan disiplin ilmu yang dimilikinya  serta memilih ingin mengabdi pada jabatan fungsional tertentu. Sementara untuk Kepala Balitbang Kalbar, Agato Adan  telah memasuki batas usia pensiun.

Sy Kamaruzaman menilai kebijakan  yang dilakukan gubernur Kalbar selalu berusaha agar masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan melalui realisasi pembangunan yang telah terencana seperti mewujudkan desa mandiri, percepatan pembangunan infrastruktur dan mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik maka untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik harus didukung oleh para birokrasi yang handal. “Sehingga untuk mewujudkan itu semua dibutuhkan sumber daya yang handal, kompeten dibidangnya,” ujarnya. (To)

 

 

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply