Sunday 25th July 2021

Satu Orang Warga Landak Berstatus PDP Covid-19 Telah  Meninggal Dunia




 Foto : Saat Pasien Sedang Dimakamkan 
 
Ngabang TangkalNews Bahwa awalnya seorang pasien laki laki ,umur 41 tahun yang berprofesi sebaga tukang Ojek Pangkalan yang berada di pasar Ngabang kecamatan Ngabang kabupaten Landak provinsi kalimantan Barat    dirujuk dari Puskesmas Ngabang dengan gejala sesak nafas,  kemudian pasien tersebut dibawa ke ruang  IGD RSUD Landak sekitar pukul 12.00 WIB dalam  kondisi kritis , selanjutnya pasien tersebut  mendapat perawatan medis, namun  beberapa saat kemudian  sekitar Pkl  12. 45 WIB pasien  langsung menghembuskan napasnya yang terakhir
 
Bahwa sebelumnya dari  hasil rapid test Covid -19 , diperoleh reaktif  terhadap  Covid -19, sehingga  ketika jenasah pasien  akan  di makamkan  maka diperlakukan berdasarkan   prosedur standar protokol COVID-19 tepat  pukul 17.00 WIB.
Terkait hal itu  bupati Landak dr Karolin Margret Natasa mengkonfirmasi  bahwa sudah ada satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP)   berdasarkan hasil rapid tes,  reaktif   terhadap Virus Corona-19 , telah meninggal dunia dan telah dimakamkan sesuai dengan protokol COVID-19, PDP tersebut meninggal dunia pada sabtu 25/4/2020 sekitar Pkl 12.45 WIB
Untuk itulah guna mencegah keadaan yang tidak diinginkan maka  kepada anggota  keluarga yang masih serumah dan pernah kontak dengan pasien maka segera akan  dilakukan penanganan pemeriksaan sesuai dengan protokol COVID-19 serta segera  melakukan  isolasi mandiri di rumahnya,” ungkap ,” Bupati 
 
Bahwa sebelumnya pasien memang telah memiliki riwayat penyakit jantung dan gagal ginjal , akan tetapi saat ini sedang  mewabah Virus Corona-19, serta  dibuktikan berdasarkan hasil rapit tes terhadap  pasien dengan  hasil Reaktif terhadap COVID -19 . Sedangkan hasil uji lab swab sendiri tidak   diketahui  mengingat  pasien keburu meninggal sebelum sampel air liur di tenggorokan di ambil 
Berdasarkan data yang masuk hingga hari ini jumlah PDP Kabupaten Landak yakni 3 orang, OTG berjumlah 19 orang dan OPD yang masih dalam pemantauan berjumlah 1779 orang.
 
“Oleh sebab itulah diharapkan kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Landak agar mematuhi protokol yang ditetapkan oleh pemerintah, seperti menjaga  jarak 1,5 meter , tidak keluar rumah apabila memang  benar-benar tidak perlu dan gunakan  masker jika keluar rumah  hal itu perlu dilakukan dalam upaya mencegah penularan COVID-19,” tegas Bupati (TO)  




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply