Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK ,Surat Pernyataan Pengunduran Diri Sebagai Bupati Bengkayang Viral Dimedsos WA

          Foto : Bupati Bengkayang (Tersangka)   

Bengkayang TangkalNews- Usai ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 4 September 2019 lalu,  surat pernyataan pengunduran diri sebagai Bupati Bengkayang Suryadman Gidot,M.Pd  beredar luas dimedia sosial WhatsApp

Surat pengunduran diri tersebut menggunakan tulisan tangan yang di tujukan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Martinus Kajot.

Gidot menulis surat tersebut dengan tinta biru, lengkap dengan nama, tanggal lahir, jabatan, dan alamat tempat tinggal nya.

Gidot memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai Bupati Bengkayang, usai ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 4 September 2019.

Baca Juga :Bupati-bengkayang-alexius-disangkakan-sebagai-penerima-suap-oleh-kpk

Baca Juga :kpk-menggeledah-kantor-bupatirumah-pribadi-2-kantor-dinas-terkait-bupati-bengkayang-terjerat-ott

“Dengan ini menyatakan mengundurkan diri sebagai Bupati Bengkayang, periode 2016-2021 dikarenakan sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada 4 September 2019,” sambungnya pada surat tersebut.

Dalam surat yang ditulisnya, Gidot mengatakan surat tersebut ditulis sebagai upaya tindak lanjut untuk pengisian jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bengkayang hingga tahun 2021.

Baca Juga :Bupati-bengkayang-resmi-menjadi-tersangka-dalam-ott-kpk

Di akhir surat tersebut dibubuhkan nama lengkap dan tanda tangan Suryadman Gidot, namun tidak ada tanggal dan hari, kapan surat itu dibuat.

Tim media ini berusaha  mengkonfirmasi berulang ulang kepada si penerima surat, yakni Ketua DPRD Bengkayang, Martinus Kajot melalui sambungan telepon, namun nomornya tidak bisa dihubungi.

Baca Juga :Perjalanan-singkat-karir-politik-bupati-bengkayang-hingga-ditangkap-kpk

 

Kemudian awak media juga melakukan konfirmasi kepada Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang, Fransiskus mengatakan surat tersebut sudah diterima oleh Ketua DPRD.

Dia mengaku tidak tahu apa isi surat tersebut, kendati sudah memastikan bahwa itu sudah diterima secara resmi oleh Ketua DPRD.

Jika surat tersebut sudah sampai secara resmi ke DPRD, Fransiskus mengatakan mereka di DPRD akan berkoordinasi dengan Gubernur Kalbar terkait hal itu. (Tim Red)




Baca Juga :Bupati-bengkayang-terkena-ott-kpk-ternyata-memiliki-harta-kekayaan-rp-3-miliar-lebih

 

 

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply