Petani Kabupaten Landak Berpotensi Menjadi Penangkar Benih Padi Unggul Bertarap Nasional

          Foto : Bupati Landak,dr.Karolin Margret Natasa

Tonang TangkalNews – Pemerintah kabupaten Landak melalui Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Balai Benih Tanaman Pangan (BBTP), Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan pangan (DPPKP) Kabupaten Landak, telah mengadakan pelatihan penangkaran Benih Padi di Kantor UPTD BBTP di desa Tonang, kecamatan Sengah Temila,kabupaten Landak provinsi Kalimantan Barat  Selasa (30/07).

Kegiatan tersebut  dibuka  oleh Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak Alpius,S,Sos ,MM dan dihadiri oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sinaga, Koordinatior Pengendalian Organisme Penganggu Tumbuhan (POPT) Tetcun, Pengawas benih tanaman pangan Kabupaten Landak Benhard dan Lewin dan seluruh petani penangkar benih Padi binaan Unit Pelayanan Teknis Daerah Balai Benih Tanaman Pangan .

Dalam sambutanya Alpius menyampaikan benih tanaman merupakan salah satu sarana budidaya tanaman yang mempunyai peranan yang sangat menentukan dalam upaya peningkatan produksi dan mutu. Sebagai  pertanian modern benih merupakan kunci utama  keberhasilan  untuk peningkatan suatu produksi bagi petani yang biasa dikenal dengan 6 karakter pendukung yakni   varietas, mutu, jumlah, waktu, lokasi dan harga  bagi petani.

“Hal ini dapat diwujudkan dengan adanya sistem perbenihan yang baik dan iklim yang kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya industri benih nasional,  ketersediaan varietas unggul baru (VUB) yang berdaya hasil tinggi  bermunculan dipermukaan  cukup banyak, namun upaya penangkarannya untuk mendukung ketersediaan benih masih sangat terbatas, terutama pada sentra-sentra produksi tanaman pangan,” ujar Alpius.

Sementara itu pengawas benih tanaman pangan Benhard menjelaskan kepada para petani penangkar benih padi bahwa penggunaan benih varietas unggul baru (VUB) Padi bermutu akan memberikan kontribusi yang besar terhadap pencapaian hasil padi yang tinggi. “penanaman yang berasal dari benih bermutu akan menghasilkan pertumbuhan dan produktivitas yang lebih baik,” kata Benhard.

Diwaktu yang sama Koordinatior Pengendalian Organisme Penganggu Tumbuhan (POPT) Tetcun menyampaikan bahwa dari POPT Kabupaten Landak siap mengawal produksi pertanian khususnya para petani penangkar benih padi yang ada di Kabupaten Landak ini. “dengan kerja sama yang baik dan komunikasi yang lancar saya yakin para petani penangkar benih binaan UPTD BBTP dapat meningkatkan produksi benih padi unggul,” jelas Tetcun.

Dengan  diadakannya pelatihan ini “Saya sangat mengapresiasi karena dalam rangka penyediaan benih varietas unggul bersertifikat untuk memenuhi kebutuhan benih di Kabupaten Landak, perlu dilakukan pelatihan penangkar benih kepada para petani penangkar benih padi,” ujar Karolin.“Kita berharap Kabupaten Landak kedepan bisa menjadi daerah swasembada benih padi unggul, pembinaan para petani penangkar benih padi merupakan salah satu pendukung dalam memantapkan produktivitas pertanian, semoga pelatihan ini bermanfaat bagi petani khususnya dan Kabupaten Landak pada umumnya,” harap Karolin.

Bupati Landak itu berharap melalui pembinaan penangkaran benih padi unggul Kabupaten Landak mampu menjadi swasembada benih.Karolin menegaskan kegiatan pelatihan penangkar benih  ini bertujuan untuk menciptakan benih padi yang baik, sesuai dengan kondisi alam yang ada di Kabupaten Landak ini.

“Perlu diketahui bahwa petani penangkar benih padi bukanlah menghasilkan beras, tetapi melakukan penangkaran benih padi, target benih padi yang berkualitas, bermutu dan unggul,” Pungkas Karolin. (Humas)

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply