Bupati Bengkayang & Alexius Disangkakan Sebagai Penerima Suap Oleh KPK

                                                                                          Foto:  Istimewa

 




Jakarta TangkalNews – Bupati Bengkayang Suryadman Gidot,Mpd bersama dengan 6 rekan lainnya   pada Selasa (3/9) telah ditangkap oleh  Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK)  yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Penangkapan yang dilakukan terhadap  Bupati Bengkayang Suryadman Gidot, bermula  informasi yang diperoleh dari masyarakat yang menjelaskan bahwa adanya permintaan dana dari  Suryadman Gidot  melalui Kepala Dinas PUPR Bengkayang Alexius dan Kepala Dinas Pendidikan Bengkayang Agustinus Yan kepada rekanan yang mengerjakan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang,” jelas Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan  Rabu (4/9/2019).

Baca Juga:Bupati-bengkayang-tertangkap-kpk-di-mess-pemda

Setelah melakukan penelusuran, tim kemudian mendapatkan informasi akan adanya pemberian uang kepada Suryadman Gidot Pada Selasa siang sekira pukul 10.00 WIB, tim KPK melihat Alexius  bersama stafnya yang bernama Fitri Julihardi sedang berada di Mes Pemerintah Kabupaten Bengkayang. “Tidak lama kemudian, tim melihat mobil Bupati datang dan masuk ke Mes Pemda. Tim menduga pemberian uang terjadi saat itu yaitu di dalam mes tersebut,” ujar Basaria. Tim KPK lalu merangsek ke dalam mes dan menangkap Suryadman Gidot , Alexius , Fitri, serta dua orang lainnya yaitu Sekretaris Daerah Bengkayang Obaja dan Ajudan Bupati Bengkayang Risen Sitompul.

Baca Juga: Suryadman-gidot-mpd-cs-terkena-ott-kpk

Di sana, KPK juga menemukan barang bukti berupa uang tunai senilai Rp 336.000.000 dalam bentuk pecahan Rp 100.000. Pada Selasa malam, tim KPK menangkap pihak swasta bernama Rodi di sebuah hotel di Pontianak dan mengamankan Agustinus di sebuah hotel di Bengkayang. “Ketujuh orang tersebut kemudian diterbangkan seluruhnya secara bertahap ke Kantor KPK di Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan awal,” kata Basaria melanjutkan. KPK telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus ini yaitu Suryadman Gidot , Alexius , Rodi, dan empat orang swasta lainnya yaitu Yosef, Nelly Margaretha, Bun Si Fat, dan Pandus.

Baca Juga :sah-sebagai-tersangka-dpp-akan-mencabut-keanggotaan-bupati-bengkayang-dari-pd

Dalam kasus ini, Suryadman Gidot  dan Alexius diduga menerima suap dari kelima pihak swasta terkait proyek pekerjaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkayang Tahun Anggaran 2019. Sebagai pihak yang diduga memberi suap, kelima pihak swasta di atas disangkakan melanggar pasal 5 ayat (1) huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi; Sedangkan, Suryadman Gidot  dan Alexius  sebagai pihak yang diduga menerima suap disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Red)

Baca Juga : Bupati-jombang-jawa-timur-nyono-suharli-wihandoko-bersama-rekannya-ditangkap-kpk

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply