BPJS Cabang Kalbar Menunggak Klaim 2 Bulan ,Layanan Pasien BPJS Akan Dihentikan Rumah Sakit Parindu

(foto:warga hendak berobat di rumah sakit parindu)

 

Parindu,TangkalNews-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kalimantan Barat  menunggak klaim pelayanan ke sejumlah rumah sakit yang ada  di kabupaten Sanggau provinsi Kalimantan Barat ,salah satunya terdapat tunggakan pembayaran layanan  yang dilakukan kepada  rumah sakit   Parindu kecamatan Tayan Hulu  kabupaten sanggau 

Bahwa rumah sakit  Parindu  saat ini adalah mlik PT Kalimantan Medika Nusantara kabupaten Sangga provinsi Kalimantan Barat mulai  menjerit , lantaran klaim biaya layanan kesehatan selama dua bulan masih menggantung alias belum dibayar oleh pihak  BPJS Kesehatan cabang Kalimantan Barat 

Layanan rumah sakit  Parindu   terganggu  semua lantaran  biaya layanan medis, pembayaran obat obatan serta  untuk membiayai operasional rumah sakit,  yang telah diajukan  pihaknya  masih  menggantung dan tidak menentu kapan kepastiannya akan dibayar oleh pihak BPJS kesehatan.

Terkait hal tersebut  pihak rumah sakit Parindu  mulai kesulitan melakukan layanan  karena tidak ada biaya sama sekali sehingga pihaknya   tidak akan memberikan layanan kepada pasien BPJS  sebelum ada solusi alias   jalan keluarnya yang disampaikan oleh BPJS kesehatan cabang Kalimantan Barat 

Menurut Dr Hendra Hadiyanta selaku Dirut Rumah Sakit Umum Parindu PT Kalimantan Medika Nusantara, yang beralamat di Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau,Kalimantan Barat,melalui Leni Emiliana,S.Farm.Apt,tunggakan BPJS tersebut selama dua bulan,dan hal ini sangat berdampak negatif.

Dan Menurut dia,tunggakan BPJS Kesehatan sudah berlangsung dua bulan lalu.Namun pihak Rumah sakit tidak menyebutkan nominal tunggakan tersebut.

“bulan April dan bulan Mei belum di bayar oleh pihak BPJS,hal ini berdampak negatif di rumah sakit kita,padahal keperluan di rumah sakit sangat signifikan guna pelayanan pasien disini,”katanya.

Tambahnya lagi”kami pegawai rumah sakit disini bulan Agustus belum di bayar gaji kami,hal ini lah yang membuat kami menjerit,”pungkasnya.(Sumianto)

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply