Majelis Dayak Nasional dan Ormas Dayak se-Kalimantan Barat Menentukan Sikap

Pontianak, Tangkalnews – Majelis Dayak Nasional dan Ormas Dayak se-Kalimantan Barat menentukan sikap, atas kehadiran ketua FPI Habib Riziq Sihab di Kalimantan Barat dalam waktu dekat ini. Sikap yang diambil Majelis Dayak Nasional dan Ormas Dayak se-Kalimantan Barat ini bukan tanpa alasan kehadiran ketua FPI ini dianggap akan mempengaruhi kondisi Kalimantan Barat yang sudah dirasakan aman.

Beberapa ceramah Habib Riziq Sihab diangap lebih banyak mengandung unsur provokasi serta menebar kebencian. Selain itu juga dari beberapa ceramah  Habib Riziq Sihab juga dianggap telah menghina Suku Dayak.  

Atas dasar itulah maka majelis Dayak Nasional dan Ormas Dayak se-kalimantan Barat menyatakan sikap, atas nama masyarakat  Dayak menolak kehadiran Habib Riziq Sihab di Kalimantan Barat, menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah kesatuan NKRI dan meminta kepada pemerintah serta aparat terkait untuk memproses Habib Rizsiq Shihab sekaliogus membubarkan FPI.

Selain itu juga Majelis Dayak Nasional dan Ormas Dayak meminta  Kapolda Kal-Bar agar tidak memberikan izin kepada Habib Riziq Shihab yang direncanakan akan datang dalam waktu dekat ini.

Dalam pernyataan ini pula Majelis Dayak Nasional dan Ormas Dayak mengajak seluruh elemen masyarkat yang ada di kalimantan barat untuk bersama – sama menjaga persatuan kesatuan NKRI yang tercinta ini.  

Surat pernyataan di buat di Pontianak pada tanggal 2 Mei 2017, ditandatangani oleh Majelias Adat Dayak Nasional DrsYakobus Kumis, Dewan Adat Dayak Kalbar Erik, S.Pd dan Front Pembela Dayak Petrus SA, S.H.(Sum)

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply