Manager Kebun PTPN XIII Pirsus Parindu Bantah Jembatan Inti III Tak Di Perbaiki.

 

(foto:pembuatan jembatan di abdeling inti III)

Parindu TangkalNews-Menyikapi surat teguran yang di layangkan oleh Dirut PTPN XIII Pontianak,perihal berkenaan dengan temuan dan rekomendasi hasil audit Satuan Pengawasan Internal (SPI) Nomor:13.02/parin/R-13/II/2019 tanggal 12 pebruari 2019.

Manajer kebun PTPN XIII  Pirsus Parindu,Jan Purdy Rajagukguk langsung mengajak wartawan media online TangkalNews, guna mengecek kelokasi kebun afdeling inti III guna untuk memastikan  keberadaan terhadap perbaikan dua unit Jembatan di blok 9 dan blok 11 yng menghabiskan    anggaran senilai Rp 11.095.000.pada senin (4/11/2019)

 Baca Juga : pks-ptpn-xiii-ngabang-adakan-prosesi-ritual-tolak-bala

Dalam Surat teguran tersebut pihak Direksi menerima hasil vetifikasi SPI di lapangan,dimana pihak kandir  berpendapat  bahwa perbaikan Jembatan di afdeling inti III belum di kerjakan dan meminta supaya manajemen kebun PTPN XIII Pirsus Parindu segera mengembalikan  uang RP 7.953.600 (Selisih harga dan selisih jumlah fisik yang tidak terdapat di lapangan serta biaya EAP.

Baca Juga : Curi-sawit-109-tandanpelaku-di-hukum-adat-oleh-ptpn-xiii

Terkait hal itu  Manager PTPN XIII Pirsus Parindu ,Jan Purdy Rajagukguk membantah hasil audit  SPI tersebut. Karena berdasarkan fakta dilapangan  bahwa      dua jembatan yang di bangun tesebut sudah terealisasi dan telah rampung 100%  berdasarkan alokasi anggaran yang tersedia dan bahkan  saat ini sudah dapat di lewati kendaraan roda empat untuk mengangkut Tandan Buah Segar (TBS) sejak bulan Februari 2019 silam.

(foto:jembatan di blok inti III)

Hal inilah yang membuat Manager PTPN XIII kebun Pirsus  Parindu kecamatan Tayan Hulu kabupaten Sanggau Kalbar meradang dan membantah,pasalnya perbaikan dua buah Jembatan di afdeling inti III sudah rampung sejak bulan pebruari 2019.Dan dirinya juga  mempertanyakan untuk membuat jembatan,apa mungkin sebuah jembatan bisa rampung di bangun dengan dana cuma Rp 1,5 juta.

“sudah jadi kok jembatannya ini,jembatan yang mana yang tidak di kerjakan itu,”pungkas Manager ini.

Baca Juga :Aparat-kepolisian-mediasi-aksi-damai-eks-karyawan-dengan-pimpinan-pks-ptpn-xiii-ngabang

Tambahnya lagi,”kita bangun dua buah perbaikan jembatan ini nilainya Rp 11.095.000,namun Justru rekomendasi SPI hal ini di nilai tidak etis dan tidak relevan,dan menurut saya sangat tidak masuk akal kalau membuat dua buah jembatan dengan nilai Rp 3.000.000,sementara biaya lansiran membawa kayu balok ukuran 20X20 Cm dan ukuran Papan 20X5 Cm dari gudang ke lokasi menggunakan mobil orang,emang mau kah mereka gratis,”kata Rajagukguk kepada Media  Tangkalnews.com  ini.




Dan pria ini juga menjelaskan bahwa sebelumnya Dirut PTPN XIII telah meninjau langsung hasil perbaikan jembatan ini,namun kenapa justru SPI dalam rekomendasinya mengatakan kalau jembatan tersebut belum di kerjakan dan meminta uang Rp 7.953.600 segera di kembalikan melalui bagian keuangan kandir  Pontianak.

Baca Juga:Pks-ptpn-xiii-ngabang-siap-beroperasi

ada yang aneh dalam rekomendasi SPI ini,padahal kita tahu saat ini TBS di blok 9 dan blok 11 afdeling inti III sudah bisa di panen sehingga lancar diangkut  lantaran Jembatan sudah ada,padahal sebelumnya tidak bisa dipanen lantaran jembatan rusak parah,”ujarnya.(Sumianto)

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply