Kasi Pidsus Sanggau Hadiri Seminar Pencegahan Korupsi dan Bimtek Kepada Jurnalis dan LSM Sekalbar.




Sanggau.Tangkalnews-Kegiatan seminar pencegahan Korupsi  dan Bimtek yang di adakan di Garden Palace Hotel Sanggau,bertujuan adalah memberikan sarana edukasi dalam membangun gerakan antikorupsi di semua kalangan, menyosialisasikan strategi. inisiatif dan inovasi dalam pencegahan dan penanggulangan korupsi, membangun komitmen bersama dalam pencegahan korupsi, menyosialisasikan tugas aparatur penegak hukum dalam mencegah dan menangani perkara korupsi sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta membuat pemetaan titik-titik rawan serta potensi terjadinya praktik korupsi PBJ di Kalimantan Barat.

Dan Narasumber yang didaulatkan dalam seminar pencegahan korupsi antara lain dari pihak kejaksaan negeri sanggau yang di wakili langsung oleh Agus Kadek SH selaku Kasi Pidsus,lembaga pengadaan dan kepala sekolah anti korupsi Gemawan,Sri Haryati Sabtu (26/9/2020).

Forum Wartawan dan LSM (FW- LSM) Kalimantan Barat kembali menyelenggarakan seminar antikorupsi yang merupakan aganda reguler. Seminar kali ini dirangkai dengan bimbingan teknis (Bimtek) jurnalistik dan investigasi LSM selama dua hari dimulai di Garden Palace Hotel Sanggau.sabtu( 26/9/2020)

Dalam seminar tersebut,Agus Kadek SH selaku Kasi Pidsus kejaksaan negeri sanggau,bahwa praktik korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa dan telah merambah ke berbagai sektor,sehingga ia meminta agar warga atau lembaga ikut mengawasi tindak pidana korupsi tersebut.

Dan dirinya juga berjanji akan merahasiakan identitas pelapor kasus tindak pidana korupsi ini,guna keselamatan nara sumber yang memiliki peranan dalam memberikan imformasi tindak pidana korupsi.

“kalau ada di temukan tindak pidana dalam kasus korupsi pengadaan barang dan jasa yang di anggap menyalahi aturan,segera laporkan,kami siap melindungi identitas pelapor ini,”kata kasi pidsus ini.

Tambahnya lagi,”saya meminta lembaga dalam memberikan laporan harus ada bukti akurat agar penegak hukum gampang mengusut kasus korupsi tersebut,”ujarnya.

Hal senada juga di papatkan  Sri Haryati selaku lembaga pengadaan dan kepala sekolah anti korupsi Gemawan,dirinya merasa prihatin akan penyalah gunaan proyek pengadaan barang dan jasa saat ini.

Apalagi menurutnya proyek milik pemerintah saat ini kerap kali di salah gunakan oleh oknum-oknum pejabat yang tidak bertanggung jawab.

Peserta seminar dari berbagai stakeholders yang diundang dengan tetap sesuai menggunakan protokol kesehatan,pencegahan Covid-19.(Sumianto)

 




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply