Camat Bersama Pimpinan Bunda PAUD Kembayan Lakukan Pengurusan KIA Usia 17 Tahun Kebawah




Foto---Bupati Sanggau, Paolus Hadi beserta Bunda PAUD Sanggau, Arita Polina dan Kadisdukcapil Sanggau, Eduardo Evald berfoto bersama Camat Kembayan, Inosensius Nono dan Bunda PAUD Kembayan, Wenefrida Suselan—Alfian Dikominfo Sanggau

Kembayan TangkalNews– Untuk mengsukseskan program percepatan kepemilikan kartu Identitas Anak (KIA) bagi  anak  yang berada di bawah 17 tahun, Camat Kembayan, Inonsesius Nono  bekerja sama dengan  pimpinan Bunda PAUD Kembayan,  Wenefrida Suselan di tahun 2020 ini, telah bersinergi agar program administrasi kependudukan  di kabupaten  Sanggau tersebut dapat menjadi suatu inovasi langka,  guna kelengkapan indentitas anak yang selama ini belum ada sebab berdasarkan undang undang identitas anak dibawah 17 tahun tidak mungkin bisa  memiliki KTP.

Jika di Kabupaten Sanggau hingga tahun 2020 , berdasarkan data kependudukan  terdapat usia anak anak dibawah 17 tahun ,  yang perlu mendapat KIA sekitar 155 ribu anak, dengan akumulasi  seperti itu  maka pemerintah kabupaten Sanggau telah mulai memprogramkan percepatannya  pendataan anak melalui program  KIA.

Terkait hal itu Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengapresiasi adanya  inovasi yang dilakukan Inonsesius Nono bersama  Wenefrida Suselan dalam mempercepat anak-anak memiliki Kartu Identitas Anak (KIA). Sebab menurut Paolus Hadi dengan melibatkan institusi yang berbeda tugas  tersebut membuat nya   terinspirasi ungkap,” Paolus Hadi kepada media Jumat (13/3/2020). 

 

Lebih lanjut diungkapkan  Bupati Sanggau, apabila kerjasama tersebut dapat di jalankan  dengan sungguh sungguh maka   identitas kependudukan untuk anak-anak PAUD di Kecamatan Kembayan dapat diorganisir, termasuk adik dan kakaknya yang masih usia kurang dari 17 tahun.

“Ini sebuah inovasi yang cemerlang dan ternyata bisa dibuktikan dalam satu bulan mereka bisa mengumpulkan berkas sekitar 1.027 anak yang diproses. Sampai pada hari ini Jumat, (13/3) Camat Kembayan  dengan  didampingi pimpinan  Bunda PAUD Kecamatan Kembayan menyerahkan kepada saya berkas KIA tersebut yang selanjutnya akan disampaikan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil  Kabupaten Sanggau,  untuk segera di tindaklanjuti, jelas Paolus Hadi.

Jika sampai saat ini  KIA yang tercatat di Dinas Dukcapil Kabupaten Sanggau  baru mencapai sekitar 1.500 anak, itu artinya masih banyak anak-anak dikabupaten sanggau ini  yang harus  kita pinta kepada orang tuanya , karena fungsi KIA ini adalah sebagai identitas, untuk administrasi pemerintahan dan ini adalah kesempatan terbaik bagi mereka karena telah di bantu oleh pemerintah daerah,”  terang Bupat Paolus Hadi .

Disaat yang sang sama Ketua Umum  Bunda PAUD Kabupaten Sanggau, Arita Apolina, bersyukur lantaran pimpinan Bunda PAUD Kembayan sudah melakukan aktivitas pendataan, mengumpulkan data dan berkas secara khusus bagi PAUD yang berusia 0-5 tahun.

“Nah, tentu kegiatan ini sudah bekerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Himpaudi. Saya selaku Bunda PAUD Kabupaten Sanggau memberikan apresiasi dan ucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bunda PAUD Kecamatan Kembayan yang telah bekerjasama dengan Pak Camat Kembayan selaku Dewan Pembina,” ucapnya.

Ketika mendapat apresiasi dari  Bupati Sanggau, camat Kembayan Inosensius Nono,  memilih ‘merendah’ dengan mengatakan inovasi tersebut sebetulnya adalah inisiatif pimpinan  Bunda PAUD Kembayan bersama koleganya.

Adapun tujuan kerjasama kami adalah untuk memenuhi hak-hak publik anak dalam rangka pelayanan publik sebagai Warga Negara Indonesia , sehingga secara administrasi kependudukan akan  terlindungi,” ujar Inosensius Nono.

Sumber : Kominfo 




Editor: TangkalNews.com

 

 




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply