Barang Bekas Dibakar,Barang Yang Bagus DiBawa Pulang Petugas Bea Cukai.

Entikong, Tangkalnews Bea Cukai Entikong Kabupaten Sanggau Kalbar selalu memperketat keluar masuk barang melalui border diPerbatasan Entikong. Untuk mencegah barang yang dianggap illegal, dilarang masuk ke wilayah Kalbar. Pihak petugas bea cukai tak segan-segan merampas belanja bahan pokok milik warga entikong ini, padahal jumlah belanja bahan pokok warga ini sangat sedikit dan bukan berton-ton, beras 10 kg, telur ayam 20 biji kecap 2 botol dan lain-lainnya.
Semua ini menurut petugas di lapangan dilarang masuk dan di anggap illegal, mendapati belanja mereka disita pihak bea cukai entikong tidak sedikit ibu-ibu ini menjerit dan marah.
“belanja saya beras 10 kg langsung di tangkap mereka, saya sudah memohon agar jangan ditangkap, tapi sepertinya mereka ini tidak punya hati nurani,” ungkap ibu asal desa semanget ini.
Hal yang sama juga di sampaikan Delpina dina warga Entikong, ia pernah mengalami nasib yang sama ia belanja beras lalu berasnya juga di tangkap, katanya semua barang bukti ini akan dimusnahkan pihak bea cukai entikong.
Antonius, selaku ketua PDKS entikong mengatakan pihak bea cukai entikong sekarang makin brutal dan tidak punya hati nurani, semua barang warga yang jumlahnya sedikit sekalipun, tetap diambil.
“warga di kecamatan entiokong mau gawai dayak, tapi belanja kami tetap mereka tangkapi juga, dengan alasan barang yang kami beli dari tebedu Malaysia illegal, dan barang-barang ini akan di musnahkan” kata pria ini dengan nada kesal.
Pencegahan yang dilakukan BC selama ini, terkait keluar masuk barang di Perbatasan Entikong, tetap terus bekerjasama dengan aparat yang ada. Bukan hanya dijelang hari raya saja tapi, setiap hari pihak bea cukai melakukan memperketat barang yang memang tidak boleh masuk.
Menurut hasil pantauan tim media di lapangan, apa yang pernah pihak bea cukai ungkapkan kalau barang illegal yang di tangkap akan di musnahkan, ternyata semua nihil, barang-barang yang dibakar pihak bea cukai tersebut ternyata hanya kumpulan kain bekas saja,sedangkan gula, beras, minuman, alat-alat elektronik laptop dan HP dan lain-lainnya, entah kemana, dan kemungkinan besar semua dibawa pulang oleh petugas bea cukai Entikong.
Seperti inikah wajah petugas bea cukai Entikong sekarang, yang selalu menampakkan sikap arogan, angkuh dan menakut-nakuti warga, kinerja petugas bea cukai entikong ini harus dikaji ulang dan harus dievaluasi oleh pejabat yang di atas, agar permainan oknum-oknum bea cukai Entikong ini tidak merugikan warga Kal-Bar dan harus di tindak tegas.(Sum)

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply