Penetapan APBD Tahun 2020 Kabupaten Melawi, Tanpa Melewati Proses Paripurna Dewan




           Foito : Anggota DPRD  Kabupaten  Melawi , Haji Heri Iskandar 




Melawi  TangkalNews– Karena  penetapan APBD 2020 Kabupaten Melawi provinsi Kalbar tanpa  melalui proses paripurna lanjutan untuk di ambil persetujuan bersama. maka besaran jumlah APBD dan peruntukannya  mulai menimbulkan  polemik dikalangan anggota dewan dan masyarakat.

Jika pada saat pembahasan APBD 2020 seluruh  Dewan tidak mengenal malam dan siang melakukan pembahasan  untuk kepentingan seluruh masyarakat kabupaten Melawi serta menunaikan  amanah undang undang.

bahwa awalnya pembahasan dilakukan bersama Badan Anggaran DPRD bersama pemerintah terpusat pada wilayah yang belum merasakan hasil pembangunan sama sekali ,  hal itu dimaksudkan agar pergerakan  ekonomi masyarakat pedesaan di kabupaten Melawi dapat berputar secara maksimal.

Namun pada kenyataan nya pada  APBD 2020 banyak nomenklatur yang berubah dan hilang sehingga tidak tercoper sama sekali sehingga jauh dari sasaran pembahasan sebelumnnya yang menyangkut  program  RPJMD visi dan  misi bupati kabupaten Melawi saat ini.

Bahwa sebelumnya Gubernur kalimantan Barat  memberikan  teguran kepada Bupati Melawi,terkait  terjadinya proses pengesahan APBD Melawi 2020 yang terlalu lambat.

Untuk menghindari kelambatan tersebut pihak executif  kabupaten Melawi bersama pihak legisllatif harusnya lebih serius memprioritaskan penyusunan dan pembahasan APBD jauh jauh hari. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi pembahasan super kilat  sehingga proses paripurna lanjutan untuk di ambil persetujuan bersama tidak diabaikan. Padahal sebagaimana tertulis pada pasal 114 Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 13 tahun 2006 , sebagaimana diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 21 tahun 2011  harus dipatuhi. 

Terkait hal itu  salah satu anggota Badan Anggar (Banggar) DPRD Melawi, H. Heri Iskandar, mempersoalkan nya,  wakil rakyat  asal Partai Kebangkitan Bangsa  menduga ada  perbuatan kongkalikong dalam  APBD Melawi 2020. Ia menilai apa yang di bahas selama ini bersama pemerintah untuk bisa melakukan  pembangunan positif demi percepatan pembangunan untuk  kesejateran masyarakat kabupaten Melawi telah   terdapat  indikasi permainan yang kurang sehat dari   oknum pemegang kekuasaan,” katanya pada Rabu(15/1/2020). Lebih lanjut dikatakan Heri, teman temannya di dilegislatif bertanya tanya siapa sesungguh  nya oknum  yang telah meng otak atik APBD tersebut ?

Seharusnya Badan Anggaran DPRD bersama TAPD harus melakukan penyempurnaan atas rancangan peraruturan daerah tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah berdasarkan hasil evaluasi terhadap rancangan peraturan daerah  tentang anggaran pendapatan dan belanja daerah paling lama 7 hari kerja.

” Setelah hasil evaluasi gubernur diterima oleh bupati. Hasil penyempurnan tersebut ditetapkan dalam keputusan pimpinan DPRD,” jelas Heri. 

 Saat para anggota  menanyakan kepada wakil ketua , namun  para wakil sendiri tidak mengetahui sehingga proses berjalan nya  APBD 2020  akan menjadi cacat hukum karena tidak melalui proses paripuna lanjutan untuk di ambil persetujuan bersama.

“Muncul pertanyaan,  siapa yg menandatanggani pengesahan itu sehingga APBD menjadi sah tanpa melibatkan unsur anggota dalam paripuna,” ucapnya. Untuk itu ,Ia mengajak masyarakat kabupaten Melawi  agar ikut  mengawasi jalan nya APBD ini agar tepat saran dan tidak disalahkan gunakan  untuk kepenting pribadi maupun  kelompok.

Karena jika korupsi merajalela di kabupaten ini maka sulit rasanya kabupaten Melawi keluar dari kemiskinan, tentunya rakyat akan menjadi korban dari kebijakan yang tidak berpihak kepada masyarakat secara umum , apalagi menjelang tahun politik, jangan kemudian kebijakan pembangunan daerah dijadikan alat simpatik untuk mendapat dukungan pemilih.

Demikian  juga peran  Inspektorat harus dimaksimalkan dan berani menegakan dan memeriksa jika terjadinya indikasi korupsi dikabupaten Melawi (Tim)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply