SP-BUN Wiilayah Kalimantan Barat Bahas SHT Yang Nunggak Bayar

(foto:pengurus SP-BUN unit kebun di kalbar)

 

Ngabang.tangkalnews-Menanggapi memo Direksi PTPN XIII Nomor 13.00/01/Direksi/M-41/IX/2019 tanggal 4 september 2019,tentang mekanisme pembayaran SHT/pesangon karyawan pensiun dan berhenti,kini menuai Protes dari karyawan pensiunan.(12/9/2019).

Hasilnya ratusan karyawan pensiunan tersebut ramai-ramai menentukan sikap untuk memportal lahan kebun milik PTPN XIII yang di anggap melalaikan hak-hak Eks karyawan yang sudah tak bekerja.

Mendapat tekanan karyawan pensiun,tim pengurus Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SP-BUN) wiilayah kalimantan barat mengadakan pertemuan yang di adakan di mess kebun ngabang kabupaten landak di ketuai oleh Yohanes Pimpin dan kawan-kawan untuk meminta kebijakan Direksi PTPN XIII yang memiliki nilai positif.

(foto:rapat SP-BUN)

Dan menurut ketua,SP-BUN PKS Kembayan dan ketua SP-BUN kebun kembayan,Subandi,ia menegaskan jangan salahkan karyawan mereka melakukan aksi portal,apa bila hak mereka di abaikan,pasalnya mereka menuntut hak-haknya,hal serupa juga di tegaskan oleh ketua SP-BUN PKS Rimba belian,ketua SP-BUN Gunung Meliau dan ketua SP-BUN Gunung Mas,menolak kebijakan Direksi PTPN XIII tentang pembayaran SHT di cicil perbulan.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Ketua SP-BUN kebun ngabang,Musmuliadi,ia menjelaskan pihaknya juga meminta harus ada mediasi dari tim tripartif guna untuk meredam gejolak,dan Muliadi juga menolak karyawan pimpinan dari luar kalbar untuk di tempatkan di kebun ngabang tersebut.

Menurut Yohanes Pimpin,adapun tujuan kehadiran pengurus SP-BUN mengadakan pertemuan ini guna untuk membahas Santunan Hari Tua (SHT) dan Dana Yubelaris karyawan PTPN XIII dan hak-hak karyawan yang masih aktif,dan kini masih dalam pembahasan dalam oleh pengurus SP-BUN.Namun demikin dirinya juga menyadari kondisi PTPN XIII yang saat ini di posisi sulit.

“tujuan musyawarah mencapai mupakat,saya mengajak pengurus SP-BUN berkumpul untuk membahas masalah hak-hak karyawan guna untuk di selesaikan agar lebih baik dan kita harus menjadi penengah,tapi perlu kita sadari posisi keuangan PTPN XIII saat ini tak menentu,”kata yohanes pimpin ini.




Yohanes Pimpin juga menjelaskan,kesimpulan pertemuan hari ini,seluruh pengurus SP-BUN di haruskan mengadakan sosialisasi di setiap kebun masing-masing.guna meredam gejolak dengan karyawan.(Sumianto)

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply