Polsek Menjalin Mediasi Penyelesaian Pengancaman Menggunakan Senjata Api.




 

(foto:mediasi kasus senpi)

Menjalin.tangkalnews-Rabu (22/1/2020) Bertempat diruangan BKPM (Balai Kemitraan Polisi dan Masyarakat) Polsek Menjalin diadakannya Mediasi Penyelesaian Kasus Kepemilikan dan Pengancaman menggunakan Senjata Api pada hari Rabu tgl 08 Januari 2020 lalu.

Bripka Rozali selaku Anggota Unit Reskrim Polsek Menjalin mengatakan “kami pihak Polsek Menjalin sangat menghargai Hukum Adat yang berlaku di Kecamatan Menjalin, karena jika berpacu dengan UU No 12 /DARURAT/1951 Pasal 1 (ayat 1) dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara pasti sangat berat untuk dijalani. Karena dengan berbagai pertimbangan dari pihak Pelapor, maka didapatlah penyelesaian secara Hukuman Adat ini yang sedikit membantu pihak Terlapor, kami meminta agar permasalahan ini diselesaikan dengan sebaik baiknya.

Setelah hampir 1 Jam mediasi yang di Pimpin oleh Timanggong Desa Menjalin Sdra AHO TUNGKARIS, maka disepakatilah untuk Pembayaran Adat pada tanggal 10 Februari 2020 mendatang.

Hal serupa juga di ungkapkan oleh IPTU Teguh pambudi,dirinya Menghimbau kepada Masyarakat di Kecamatan Menjalin agar barang siapa masyarakat yang masih memiliki Senjata Api (Lantak) agar segera menyerahkan langsung di kantor Polsek Menjalin.

“penyerahan senpi ini dapat juga melalui bhabinkamtibmas,dan saya juga Menghimbau agar tidak terjadi hal hal yang tidak diinginkan kepada Masyarakat kita kedepannya”.kata kapolsek ini.

Penulis:cules




Editting:Sumianto




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply