Pelaku Pembunuh Anak Gadis Pendeta Masih Misteri.

LANDAK .tangkalnews- Warga mulai bertanaya-tanya hasil kinerja polisi Landak untuk mengungkap pelaku pembunuh sepasang mayat di Ngabang yang sempat bikin gempar.Kedua mayat laki-laki TJN (38) dan perempuan KS (23) tanpa busana tersebut ditemukan di semak-semak di Dusun Sungai Buluh,Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang pada Selasa (19/9/2017).

Masyarakat ingin tahu lebih jelas siapa pelaku sebenarnya,dalam hal ini polisi harus terbuka hasil kerjanya,kalau sudah terungkap katakan terungkap dan kalau tidak terungkap katakan sejujurnya,agar masyarakat tidak was-was.

“kalau sudah tertangkap jelaskan ke public dan kalau belum juga tertangkap katakan juga,kita masyarakat ingin tahu pasti hasil kerja polisi ini,pasalnya kasus ini cukup mengerikan,”kata jhon.

Kapolres Landak, AKBP Bowo Gede Imantio,beberapa lalu mengatakan pihaknya terus bekerja keras untuk mengungkap penyebab kematian wanita-pria yang ditemukan tanpa busana.bahkan ia juga mengatakan ada sembilan saksi yang diperiksa dan ada tiga yang interogasi.

Dari hasil outopsi yang sudah di ketahui,kematian kedua korban diduga kuat karena dibunuh,hal ini di ungkap kan oleh kapolres Landak AKPB Bowo Gede Imantio melalui Kasat Reskrim AKP Sutrisno.

Padahal tanpa melalui otopsi,masyarakat awam bisa menilai kalau korban tersebut pasti di bunuh,tinggal sekarang tugas aparat kepolisian melakukan penyidikan dan penyelidikan penyebab kematiannya.

Pasalnya sampai detik ini polisi belum menemukan pelaku pembunuhan tersebut,padahal saksi sudah di mintai keterangan,namun usaha polisi tetap saja gagal.

Pengamat Hukum dan Kriminologi Untan, Dr Hermansyah,meminta polisi mengusut tuntas pelaku pembunuhan di ngabang.

“saya pikir begini, apapun penyebab kematiannya, jika ini pembunuhan entah itu faktor perselingkuhan hingga menyebabkan pembunuhan dan sebagiannya, pelakunya harus dimintai pertanggungjawaban di pengadilan nanti.ia Bisa kena Pasal 338 KUHP untuk pembunuhan biasa.Dan Jika sudah direncanakan dengan matang dari pelaku, sudah disiapkan persiapan awal untuk membunuh, bisa dikenakan pasal pembunuhan berencana, 340 KUHP,”paparnya.(sumianto)

 

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply