Sunday 25th July 2021

Pasien Reaktip Dijemput Paksa Oleh Petugas Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Landak




Ngabang TangkalNews– Selasa (19/05/2020 sekitar Pkl 16 .00 WIB petugas gugus tugas Covid -19, bersama anggota kepolisian ,Satpol PP bersama dinas kesehatan kabupaten Landak serta dibantu Ormas melakukan penjemputan paksa terhadap  pasien pria (50 ) tahun berasal dari Desa Hilir Kantor ,kecamatan Ngabang Kabupaten Landak provinsi Kalimantan Barat.

Saat penjemputan paksa  terhadap  pasien yang dilakukan oleh  petugas gugus Covid-19  berlangsung cukup  menegangkan  , karena istri si pasien histeris  serta mencoba melakukan perlawanan  guna   menolak dan mencoba mengusir tenaga medis yang akan mengevakuasi pasien 

Padahal  tindakan  baik yang   dilakukan  para petugas  terhadap pasien tersebut ,  lantaran yang  bersangkutan  merupakan Pasien Dalam Pemantauan (PDP), berdasarkan dari hasil  Rapid Tes di RSUD Landak  dengan hasil Reaktif ,maka berdasarkan ketentuan  organisas kesehatan dunia , WHO maka  pasien harus diisolasi oleh lembaga kesehatan  pemerintah guna ditangani secara medis

Akibat kejadian tersebut warga yang berada di pasar rakyat Ngabang saat itu mendadak heboh ,sehingga tak dapat dihindari   warga sekitar  berdatangan ingin mengetahui. Setelah para petugas yang terdiri dari Kepolisian, Satpol PP dan Tim Medis, serta dibantu oleh para warga yang merupakan tetangga memberikan penjelasan dan berusaha membujuk, barulah pasien bisa dinaikkan ke mobil Ambulance untuk selanjutnya dibawa ke RSUD untuk dilakukan perawatan ke ruang isolasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak,Subanri menjelaskan bahwa,  Pasien sebelumnya memang  pernah dirawat di RSUD Landak kemudian dipulangkan serta   menjalani pengobatan rawat jalan, namun beberapa hari kemudian  karena berdasarkan hasil Rapit Tes menunjukan kalau pasien Reaktip  maka  akhirnya dijemput kembali oleh tim medis gugus tugas covid-19 guna dilakukan pemeriksaan  serta perawatan secara  medis.

Evakuasi  dilakukan  dengan dibantu  Kasat Pol PP Kabupaten Landak Wibersono L Djait, bersama personil, Kasat Sabhara Polres Landak Iptu Teguh Pambudi bersama personil, Kepala Desa Hilir Kantor Yohanes, Tenaga Medis  Landak dan Petugas Posko Covid-19 Desa Hilir Kantor.

Kasat Sabhara Polres Landak Iptu Teguh Pambudi menjelaskan satgas Polres Landak bersama Satpol PP Landak, Pihak Desa dan Tim Medis RSUD Landak mendatangi rumah pasien untuk bernegosiasi, namun istri dan anak pasien menolak suaminya di jemput dan pasien juga keras menolak untuk di isolasi ke RSUD Landak. Saat negosiasi berlangsung beberapa petugas Posko Covid-19 Desa Hilir Kantor dengan pihak keluarga sempat adu mulut dalam melakukan evakuasi pasien.

“Melihat situasi yang tidak kondusif kami melakukan tindakan tegas dengan memaksa pasien naik ambulan,  pasien berhasil diangkutan dievakuasi menggunakan ambulance. Hingga pasien sampai di rumah sakit dan ditempatkan dirumah singgah situasi aman dan kondusif,” terang Teguh.




Dalam kesempatan tersebut  Bupati Landak menghimbau seluruh  masyarakat agar selalu mengikuti aturan dan anjuran  dari pemerintah guna mencegah  pandemi  Covid -19 diwilayah  Kabupaten Landak. Terrkait hal itu dr  Karolin Margret Natasa  berharap  kepada pihak keluarga pasien  untuk memberikan  kesempatan dan kooperatif kepada pihak petugas kesehatan untuk  menangani pasien agar  dapat menanganai pasien COVID-19 sesuai standar kesehatan ,”tegasnya  (TO)





Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply