Kepala BPN Landak Secara Simbolis Serahkan Sertifikat Tanah Kegiatan Redistribusi Tahun 2018

Ngabang,TangkalNews– Program  Strategis Nasional  untuk Redistribusi  Tanah  tahun anggaran 2018   berjumlah 6000 bidang dijatahkan untuk warga kabupaten Landak provinsi Kalimantan Barat  yang tersebar di beberapa desa diantaranya desa Raja kecamatan Ngabang sejumlah 365 bidang, desa Kersik Belantian kecamatan Jelimpo 1220 bidang, desa Tubang Raeng kecamatan Jelimpo 990  bidang, desa Sekais kecamatan Jelimpo 650 bidang, desa Temahar kecamatan Jelimpo 650 bidang, desa Senakin kecamatan  Sengah Temila  750 bidang ,desa Kayu Tanam kecamatan Mandor 625 bidang dan desa Tolok kecamatan Menyuke 850 bidang.

Terkait dengan telah rampungnya semua proses administrasi hingga penerbitan sertifikat  maka  pada Rabu (9/1/19)  bertempat di kantor BPN kabupaten Landak provinsi Kalimantan Barat ,Kepala BPN kabupaten Landak  secara simbolis telah menyerahkan sertifikat tanah  bagi warga masyarakat kabupaten  Landak  penerima sasaran  program Redistribusi   Tanah untuk tahun anggaran 2018 .

 Sebagai perwakilan warga masyarakat untuk  masyarakat desa Senakin yang diserahkan sebanyak  103 bidang , masyarakat desa Temahar 66 bidang ,masyarakat  desa Kersik Belantian 202 bidang ,masyarakat desa Tubang Raeng 107 bidang , dan masyarakat desa Raja 92 bidang, hal itu dijeaskan kepala BPN kabupaten Landak melalui Kasi Penataan Pertanahan BPN  kabupaten Landak, Ahmad Toto kepada TangkalNews.com

Lebih lanjut dijelaskan Toto  ,untuk tahun anggaran 2019 ditargetkan kabupaten Landak kembali mendapat jatah untuk Redistribusi tanah sejumlah 8000 bidang  sedangkan  untuk   program Konsolidas tanah sejumlah  2000 bidang. Mengenai cakupan luas tanah yang bisa diproses melalui program ini berdasarkan Peraturan Menteri  ATR/BPN nomor 18 tahun 2016 , tentang Pengendalian penguaaan tanah  pertanian  , pada pasal 3 ayat 3 hurup a, dimana pembatasan kepemilikan tanah pertanian untuk  perorangan  untuk tanah tidak padat paling luas 20 Ha, untuk tanah kurang padat  paling luas 12 Ha, tanah cukup padat paling luas 9 Ha, dan untuk tanah sangat padat paling luas 6 Ha.

Kemudian Kepala BPN kabupaten Landak,Saumurdin, SH menegaskan Redistribusi tanah  adalah program  andalan  Kementerian ATR/Kepala Badan Pertanahanan Nasional di era presiden RI  Ir. Joko Widodo – Drs Yusuf Kala  saat ini   yang bertujuan guna memberikan keringanan dalam memperoleh kepastian hukum terhadap status tanah yang dimiliki warga masyarakat oleh karenanya kementerian ATR/kepala  BPN kabupaten  Landak menggratiskan  biaya penerbitan sertifikat tersebut   

Kepala BPN Landak juga berpesan hendaknya sertifikat tanah  yang dimiliki tersebut tidak hanya disimpan saja dirumah akan tetapi  sertifikat tanah tersebut harus dijaminkan diberbagai lembaga keuangan Negara, maupun swasta seperti  CU ,Bank Bank   serta  badan perkreditan rakyat untuk  memperoleh  dana  guna  modal usaha demi kesejahteraan keluarga kita masing masing. (To)

 

 

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply