Kapolsek Mandor Mediasi Permasalahan Karyawan PT. MAX.

 

(foto:mediasi permasalahan karyawan PT MAX)

Mandor.tangkalnews-Sabtu (9/3) Kapolsek Mandor IPTU Anuar Syarifudin melakukan mediasi permasalahan karyawan PT MAX yang diadukan ke Kantor kepolisian Sektor Mandor.

Kegiatan mediasi tersebut dilaksankan di Balai Kemitraan Polisi Masyarakat Polsek Mandor yang dihadiri oleh Pihak perusahaan PT MAX dan pihak Daniel yang berstatus sebagai KHL ( Kerja harian lepas) sebagai Mandor di PT. MAK

Kapolsek Mandor IPTU Anuar Syarifudin menjelaskan,awal dari permasalahan tersebut, Daniel merupakan karyawan PT MAK yang berstatus KHL (Kerja harian lepas) dengan jabatan sebagai Mandor,Daniel ini sudah bekerja di perusahaan PT MAX selama 8 (Delapan) tahun lebih,dan sebelumnya ada permasalahan antara Daniel dengan Asistennya kemudian Daniel tidak masuk kerja selama 20 (Dua puluh hari) hari kerja berturut turut.

“Damiel minta masuk kerja kembali namun perusahaan menolaknya, karena dianggap mengundurkan diri secara sepihak dan menurut Undang-undang ketenaga kerjaan.Kemudian Daniel bersama keluarga sempat memagar jalan ke lahan yang diserahkan ke PT MAK namun selama 3 (Tiga) hari dibuka kembali pihak Daniel sendiri, inti dari permasalahan tersebut Daniel minta uang taliasih dari PT MAK karena dirinya merasa sudah bekerja selama 8 (Delapan) tahun,”kata kapolsek ini.




Dan adapun kesepakatan yang didapat dan dibuat dalam mediasi tersebut sebagai berikut,Daniel tidak lagi bisa diterima sebagai karyawan PT MAK karena sudah dianggap mengundurkan diri sepihak, dan diakui oleh Daniel.Pihak PT MAK akan memberikan tali asih kepada Daniel dengan besaran yang belum disepakati besaran jumlahnya.Dan Untuk hubungan industrial antara Daniel dengan PT MAK diselesaikan kemudian.(Sumianto)

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply