Ironis, Keuangan SHT Hak Pensiunan Karyawan BUMN Yang Diabaikan Pihak Perusahan

                                                                                                         Foto : Bakueng

 

Landak TangkalNews–  Dengan wajah pucat,hampir tak memiliki gairah hidup seorang pensiunan  karyawan tetap di PTPN XIII  PMS Ngabang, Bakueng (56) kembali menjadi korban kesewenang wenangan alias diabaikan haknya oleh pihak Kandir PTPN XIII Pontianak.  Dengan bercerita panjang lebar terkait  kondisi kesehatannya   dan keadaan ekonominya yang mulai morat marit dimasa  purnabaktinya saat ini.

Hal itu terpaksa diungkapkan korban  karena sejak dirinya dinyatakan telah pensiun  dari karyawan PTPN  XIII PMS Ngabang sejak 31 maret 2018 lalu dirinya saat ini sakit sakitan karena menderita penyakit  Diabetes,” terang korban 

Baca Juga: Istri-karyawan-ptpn-xiii-peduli-warga-yang-kena-dampak-bencana

Lebih lanjut diceritakannya kepada  wartawan media ini , bahwa selain menderita sakit sakitan dirinya juga banyak dililit hutang guna membangun rumah untuk berteduh bagi dirinya dan keluarga mengingat mess yang selama ini ditempatinya juga telah tidak layak karena dimakan usia . Sebagai jaminan Korban (Bakueng)   agar bisa  berhutang bahan bangunan disalah satu toko bangunan yang ada di kampung tempat tinggalnya saat ini adalah Dana Santunan Hari Tua (SHT) beserta  santunan dana dana lainya yang sah begitu memasuki masa pensiun. 

Baca Juga : Mantan-karyawan-pkwt-tenaga-honor-ptpn-xiii-kebun-ngabang-gelar-aksi-unjuk-rasa

Namun ternyata janji janji yang pernah  diucapkan terdahulu ternyata  janji tinggalah  janji alias wanprestasi.mengingat  pencairan SHT yang telah di tunggu tungu berbulan  bulan lamanya tidak pernah kunjung dibayar oleh pihak Kandir  PTPN XIII Pontianak. Itulah sebabnya pada 22 Juli 2019 yang  lalu korban berusaha mempertanyakan dana SHT yang merupakan hak nya Korban. Melalui  Kabag keuangan Kandir PTPN XIII Pontianak, berinisial Dd   berdalih beribu macam alasan   itu dan ini yang kurang dipahami  alasannya oleh sikorban.

Padahal bahwa Kandir PTPN XIII Pontianak adalah murni BUMN ,sehingga tidak  bisa  dijadikan alasan kalau perusahan negara yang bergerak dibidang Kelapa Sawit hampir diseluruh Kalimantan Barat ini ,dimana pemegang sahamnya  mayoritas dikuasai oleh negara bisa  bangkrut atau krisis  keuangan.

Baca Juga : Ada-pensiunan-karyawan-ptpn-xiii-yang-sudah-meninggal-dunia-belum-dibayarkan-sht-nya

Disamping  itu adanya tudingan bahwa managemen keuangan di perusahan BUMN seperti PTPN XIII telah  rusak karena salah managemen artinya    telah terkontaminasi oleh tangan tangan korupsi. Namun fakta membuktikan sejauh ini belum ada oknum  pejabat di perusahan BUMN tersebut  telah divonis bersalah hingga harus masuk penjara, maupun telah disita harta kekayaannya oleh pengadilan  “terang Bakueng. itu artinya pejabat pejabat yang mengelola perusahan BUMN tersebut orang  orang yang jujur, transparan dan Kridibel    

Itulah sebab korban yang memiliki tiga   anak dan satu istri ini berharap agar pihak direksi segera membayar apa yang  menjadi  haknya si Korban. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari hal hal yang tidak menyenangkan  terjadi  antara pensiunan  karyawan  dengan pihak perusahan.  (Tim redaksi)




 

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply