Friday 25th June 2021

GM PT. Antam Tbk Menyerahkan Bantuan 1000 Pieces Rapid Test Antigen Untuk Masyarakat Landak




Ngabang ,TangkalNews– Bupati Landak Karolin Margret Natasa yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakar dan Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten Landak, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Landak, Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Landak dan Sekretaris Satpol PP Kabupaten Landak meneriman bantuan 1000 pieces Rapid Test Antigen dari PT. Antam oleh GM PT. Antam Tbk – UPBP Kalimantan Barat Anas Safriatna, jum’at (30/04/21).

Berita terkait:

Baca:Komisi C DPRD Landak Gelar Rapat Bersama Dinas kesehatan Dan Rumah Sakit Umum Daerah Terkait Penanganan COVID -19

Baca:Bupati Landak Terbitkan Surat Edaran Terkait Pedoman , Pembatasan Pelaksanaan Perayaan Tahun Baru Imlek Tahun 2021

Baca:Satu Orang Warga Landak Berstatus PDP Covid-19 Telah  Meninggal Dunia

Bupati Landak mengatakan bantuan yang diberikan akan disimpan dahulu di Satgas COVID-19 Kabupaten Landak yang nantinya akan digunakan untuk keperluan Rapid Tes Antigen pada wilayah zona merah Pandemi COVID-19, baik untuk tingkat Desa maupun Kecamatan.

“Saya mengucapkan terima kasih atas bantuan dari PT. Atam yang sudah membantu kami di Kabupaten Landak guna mendukung  memutus mata rantai COVID-19 disini. Rapis Test ini sangat berguna sekali dan ini yang sangat kita perlukan dalam rangka penanganan COVID-19 secara dini, terutama wilayah zona merah yang ada di Kabupaten Landak,” ucap Karolin.

Baca Juga:Personel Polsek Kuala Behe Lakukan Rapid Tes Di Puskesmas

Bupati Karolin menjelaskan dalam pelaksanaan Perlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro di Kabupaten Landak saat ini sudah berjalan dan berdasarkan data dari pemetaan zonasi wilayah ada 3 Desa yang masuk zona merah dan 4 desa zona orange.

Baca Juga:Untuk Sementara Gubernur Kalbar Melarang Pembelajaran Tatap Muka Di Semua Jenjang Pendidikan ,Karena Masih Terjadinya Pandemi COVID -19

“Kita di Landak telah melaksanakan PPKM berbasis mikro dan berdasarkan data pemetaan zonasi wilayah ada 3 desa yang zona merah, 4 desa zona orange, 39 desa zona kuning dan 110 desa zona hijau. Untuk desa yang zona merah Saya sudah meminta Kades dan tenaga kesehatan untuk kelapangan melakukan monitoring serta penindakan secara cepat,” terang Karolin.




Baca Juga:Pasien Reaktip Dijemput Paksa Oleh Petugas Gugus Tugas Covid -19 Kabupaten Landak

Bupati Landak selalu berpesan kepada masyarakat Kabupaten Landak agar terus mengikuti anjuran pemerintah dalam tatalaksana kehidupan baru yakni selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19.
Sumber : MC Pemda Landak




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply