Sunday 25th July 2021

Bupati Landak Terbitkan Surat Edaran Terkait Pedoman , Pembatasan Pelaksanaan Perayaan Tahun Baru Imlek Tahun 2021




Landak ,TangkalNews– Mengingat  masih tingginya tingkat penularan Corona Virus Desease 2019 (COVID) -19 dikabupaten Landak , maka pemerintah kabupaten Landak telah menerbitkan  Surat Edaran  untuk pembatasan kegiatan yang ketat dan harus ditaati oleh seluruh lapisan masyarakat yang ada dikabupaten Landak sejak tanggal 9 Januari 2021 sampai dengan 28 Februari 2021.

Bupat Landak, dr Karolin Margret Natasa  atas nama pemerintah kabupaten Landak melalui Surat Edarannya bernomor: 400 / 050 / BAG-KESRA  / 2021 ,Per Januari 2021 tentang perihal Pembatasan Kegiatan Masyarakat dan pelarangan Sementara     Kegiatan Perayaan Tahun Baru Imlek  2572 yang jatuh pada 12 Februari  2021 

Hal itu  dimaksudkan  dalam rangka memberikan arahan ,pedoman dan tata cara pelaksanaan perayaan tahun baru Imlek disaat pandemi Covid -19, yang bertujuan untuk mengendalikan pandemi COVID -19 dikabupaten Landak dengan ketentuan sebagai berikut :

Pelaku perjalanan dalam negeri  yang akan merayakan tahun baru Imlek dikabupaten Landak  harus melaporkan diri ke satuan tugas penanganan COVID -19 di masing masing wilayah;

Kemudian para pengurus dan pengelola kelenteng pada kegiatan  sembahyang leluhur berkewajiban untuk:

Menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan diarea Kelenteng;

Melakukan pembersihan dan desinfeksi secara berkala diarea Kelenteng; Membatasi jumlah pintu /jalur keluar masuk Kelenteng guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan;

Menyediakan fasilitas cuci tangan /sabun/hand sanitizer dipintu masuk dan pintu keluar Kelenteng;

Menyediakan alat pengecekan suhu  dipintu masuk ,jika ditemukan suhu tubuh lebih dari 37,5′ C dicegah untuk memasuki area  Kelenteng;

Menerapkan pembatasan Jarak dengan memberikan tanda khusus dengan jarak 1 meter; Memberlakukan jumlah pengguna Kelenteng dalam waktu bersamaan untuk memudahkan pembatasan jarak; 

Memberlakukan penerapan protokol kesehatan terhadap tamu yang datang dari luar kota dengan memperlihatkan hasil test PCR atau Rapit test yang masih berlaku.

Kewajiban umat yang akan mengikuti kegiatan sembahyang leluhur diKelenteng secara berjemaah atau kolektif : Umat harus dalam kondisi sehat; Menggunakan masker wajah; Sering cuci Tangan; Menghindari bersalaman atau  berpelukan.

Lebih lanjut   dalam Surat Edaran tersebut  dilarang untuk: Sembahyang kubur secara berkerumun; Ramah tamah secara berkerumun ,mengunjungi atau dikunjungi yang berpotensi mengumpulkan orang ramai; Menyalakan kembang Api; Pertunjukan Barongsai dijalan dan melakukan pawai Naga atau sejenisnya yang dapat mengundang keramaian. 

Terkait  hal itu,  pelanggaran terhadap surat edaran bupati Landak tersebut  , Satuan tugas penanganan COVID -19 Kabupaten, Kecamatan dan Desa  akan membubarkan segala bentuk kegiatan yang telah dilarang dimaksud.

Sumber : Kominfo Landak

Editor: Manto                

 




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply