Friday 25th June 2021

Bupati Landak Secara Simbolis Menyerahkan Bantuan Tempat Cuci Tangan Kepada  Pengurus Tempat Ibadah Diwilayah Desa Amboyo Inti.




Amboyo Inti ,Tangkalnews– Bupati Landak Karolin Margret Natasa secara simbolis memberikan bantuan tempat cuci tangan terhadap  tempat ibadah yang berada di wilayah Desa Amboyo Inti.Saat penyerahan bantuan tersebut ikut hadir Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kabupaten Landak, Forkopimcam Ngabang, Kepala Desa Amboyo Inti serta perwakilan penerima bantuan yang bertempat di kantor Desa Amboyo Inti, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak, selasa (08/06/21).
Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa hal tersebut merupakan inovasi bagus yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Amboyo Inti guna membantu masyarakat mencegah penyebaran Pandemi COVID-19 di tempat ibadah.
“Ini inovasi yang bagus dari Desa Amboyo Inti dengan memberikan bantuan tempat cuci tangan di tempat ibadah. Namun untuk desa lain bentuk penanganan COVID-19 bermacam-macam karena tergantung dari kondisi di desa, dan intinya semuanya kita lakukan untuk penanganan COVID-19,” ucap Karolin.

Berita  Terkait

Baca:Danramil Sengah Temila Dampingi Bupati Landak Serahkan Bantuan CSR Kepada Pedagang UMKM




Baca:Kapolsek Sengah Temila Hadiri Penyerahan Bantuan CSR Oleh PT. Bank Kalbar Kepada UMKM Gunung Sehaq

Bupati Landak mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak pernah berhenti mengikuti anjuran pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari, karena kasus yang terjadi saat ini di Kabupaten Landak masih belum menurun.
“Sejak April 2020  angka COVID-19 meningkat yang dulunya di RSUD Landak itu kita siapkan 15 tempat tidur dan 1 bed ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk COVID-19 dan sekarang kita tambah menjadi 39 tempat tidur untuk COVID-19. Untuk PPKM skala Mikro saya harap para kades segera lakukan rapat koordinasi untuk bisa menentukan langkah-langkah berkaitan dengan dusun atau RT yang saat ini kondisinya masih di zona merah. Saya berusaha semaksimal mungkin mencari keseimbangan antara keselamatan dan kepentingan masyarakat dan antara kesehatan dengan ekonomi, sehingga mohon dukungan dari masyarakat dan semua pihak,” terang Karolin.
Lebih lanjut Bupati Karolin meminta kepada pengurus Gereja agar dapat membantu pemerintah mensosialisasikan protokol kesehatan di tempat ibadah.

Baca Juga:Diwilayah Kabupaten Landak Hingga 7 Mei 2021 Terdapat 4 Desa Masuk Dalam Zona Merah Pandemi COVID-19

“Saya meminta dukungannya para pengurus gereja dan tempat ibadah agar terus mensosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat, dan fasilitas tempat cuci tangan ini harus digunakan secara baik dan tidak menjadi pajangan di tempat ibadah saja,” pinta Karolin.
Kepala Desa Amboyo Inti Sugito mejelaskan bahwa tempat cuci tangan tersebut diberikan untuk pengurus Gereja yang ada di wilayah Desa Amboyo Inti dan fasilitas tersebut merupakan pencarian anggaran dana desa tahap 1.
“Selain tempat cuci tangan ini yang akan diberikan kepada pengurus gereja, kami juga sudah memberikan bantuan di masjid sebelum Hari Raya Idul Fitri kemarin dengan memberikan bantuan alat semprotan dan bahan disinfektan serta Masker,” terang Sugito.
Sumber : MC Pemda Landak




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply