Bupati Karolin Resmikan Ruang Isolasi Tekanan Negatif Di Rumah Sakit Daerah Landak.




Landak TangkalNews– Bupati Landak Karolin dr Margret Natasa yang didampingi Direktur Rumah Sakit Umum Daerah  Landak beserta jajaran pejabat dan staf di lingkungan RSUD Landak meresmikan Negative Pressure Isolation Room atau Ruang Isolasi Tekanan Negatif yang berada di RSUD Landak. Senin (01/02/21) kemarin.

Dalam sambutannya Bupati Landak mengatakan bahwa dengan adanya bangsal rawat inap Ruang Isolasi Tekanan Negatif (Negative Pressure Isolation Room) untuk memudahkan perawatan bagi Pasien COVID-19 yang berada di RSUD Landak.

Lebih lanjut diungkapkan Karolin,  Negative Pressure Isolation Room adalah ruangan yang didesain sedemikian rupa sehingga tekanan udara di ruangan itu lebih rendah dibandingkan dengan tekanan udara di lingkungan sekitarnya. Dengan demikian udara pada ruangan  tidak bisa keluar ke ruangan lain meskipun  melalui  celah celah pintu, hal  itu dimaksudkan untuk  mencegah penyebaran bakteri atau virus,” terangnya

Baca Juga : Bupati Landak Mengukuhkan 161 Orang ASN Untuk Menjabat Sebagai Administrator & Pengawas Dilingkungan Pemda Landak

“Ada dua hal yang selalu menjadi pikiran Saya di masa pandemi COVID-19, diantaranya bahwa jumlah  penderita COVID-19 yang belum juga berakhir sehingga korban  yang meninggal  terus bertambah dengan menggunakan  prokes dan sebagainya, kemudian  tanggung jawab saya sebagai  Kepala Daerah kepada para staf atau tanaga kesehatan yang bertugas,  karena keselamatan para petugas merupakan tanggung jawab pimpinan, sehingga kita ingin memprioritaskan  formula yang  cocok agar kita semuanya sehat, aman, selamat ,”  harap Karolin.

Bupati Karolin bersyukur karena jajaran RSUD Landak sudah mampu medukung kebijakan dan arahan serta keinginan pimpinan di Kabupaten Landak, walaupun dengan keterbatasan anggaran  dalam situasi pandemi  COVID-19 saat ini.

Baca Juga:Ketua DPRD Landak Hadiri Pelantikan Para Pejabat OPD Dalam Jabatan Baru Di Pemda Landak

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Landak dan jajaran, yang sudah bisa menterjemahkan keinginan Kami selaku pimpinan di Kabupaten Landak dan Kita tahu tidak mudah melaksanakan kebijakan pada saat pandemi COVID-19 sebagaimana yang diketahui Kita tidak dalam situasi normal. Akan tetapi Kita pada situasi kedaruratan, sehingga mungkin ada beberapa kebijakan yang memerlukan kerja ekstra keras, ekstra cepat dan kerja ekstra efisien,” ungkap Karolin. 

Karolin berpesan kepada seluruh jajaran dan pegawai di RSUD Landak agar dapat bekerja dengan sungguh-sungguh dalam memberikan pelayanan kepada pasien, serta mampu menjaga segala fasilitas yang ada di RSUD Landak seperti Ruang Isolasi Tekanan Negatif (Negative Pressure Isolation Room).

Baca Juga:Heri Saman,SH,MH Menerima Kunjungan Panitia Pembangunan Rumah Adat Menua Tampun Juah

“Saya berpesan segala fasilitas yang ada tolong dapat dijaga, dirawat, dengan disiplin karena seperti Ruangan Isolasi Tekanan Negatif ini dibuat dan dirancang secara khusus untuk penyakit yang sangat menular maka perawatannya memerlukan kedisiplinan dan semua harus sesuai dengan SOP yang berlaku agar kondisi tetap terjaga dan keamanan pekerja juga tetap terjaga,” pesan Karolin.




Baca Juga:Dampak Covid 19, Polisi Muda Bagikan Sembako Kepada Warganya

Selanjutnya Direktur RSUD Landak dr. H.S Wahyu Purnomo mengucapkan terima kasih kepada Bupati Landak karena melalui kebijakannya RSUD Landak dapat memiliki Ruang Isolasi Tekanan Negatif (Negative Pressure Isolation Room) yang berstandar.
“Kami Jajaran Direksi RSUD Landak mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Landak karena melalui kebijakan Bupati akhirnya RSUD Landak dapat memiliki Ruang Isolasi Tekanan Negatif yang berstandar melalui APBD Kabupaten Landak tahun 2020. Ruangan Isolasi Tekanan Negatif RSUD Landak saat ini diperuntukkan untuk merawat pasien COVID-19,”  tutup Wahyu.
Sumber: MC Pemda Landak
Editor: Manto




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply