Naik Dango Di Ambawang,Kontingen Kecamatan Sengah Temila Raih Juara Umum.

Ambawang TangkalNews-Budaya Naik Dango digelar setahun sekali di Kalimantan Barat. Naik Dango adalah ritual budaya yang selalu dilakukan oleh masyarakat Adat Dayak saat mereka memanen hasil pertanian dan perkebunan. Saat hasil panen mereka dapatkan, Naik Dango menjadi ritual ucapan syukur masyarakat adat dayak kepada Jubata Tuhan YME.

Baca Juga :Ribuan Warga Padati Rumah Adat >>>

Pesta besar yang diungkapkan dalam proses Pesta Naik Dango dengan menyimpan beras di dalam lubung besar ini dimeriahkan dengan ragam ekspresi seni dari seluruh Suku Dayak yang ada di Kalimantan Barat. Pesta Naik Dango yang merupakan warisan budaya dilaksanakan di Desa Lingga Kec. Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya Tahun 2018 ini merupakan pagelaran ke 33 yang dilaksanakan di Rumah Betang Desa Lingga.

Ketua Umum Gawai Naik Dango, Lasem, mengatakan, acara ini diikuti 25 kontingen dengan jumlah peserta mencapai 2.651 orang, serta dihadiri masyarakat sekitar, dan diperkirakan jumlah pengunjung mencapai 12.000 orang lebih. Naik Dango kali ini di diadakan 19 jenis perlombaan, diantaranya memahat, pencak silat tradisional. Melukis, sumpit, lomba bujang dan dara gawe, main panca gasing dan perlombaan tradisional lainnya.

Dalam perhelatan Naik Dango di setiap tahunnya maka akan menciptakan peluang sebesar-besarnya untuk mewujudkan visi Dayak bersatu dan Dayak sejahtera. Gawai ini selain mengucap syukur kepada Tuhan (jubata-red) juga membahas mengenai negara. Jadi kita walau berbeda suku tetapi satu Indonesia.

Baca Juga :Naik Dango Ke-33 >>>

Dan setelah melalui serangkaian kegiatan,tiba saatnya panitia mengumumkan pemenang dalam perlobaan tersebut,kini juara umum di raih oleh peserta kontingen dari kecamatan Sengah Temila,kabupaten Landak. (Sumianto)

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply