Kasus Persetubuhan Dibawah Umur Mendominasi diwilayah Hukum Polsek Sanggau Ledo

 Foto :Kapolsek Sanggau Ledo, Dicky Subekti

Sanggau Ledo TangkalNews– Hingga dipenghujung tahun 2018 berbagai kasus yang telah diselesaikan   jajaran polres Bengkayang seperti di satuan Polsek Sanggau Ledo, hal itu disampaikan oleh  Dicky Subekti kepada TangkalNews.com beberapa hari yang lalu.

Setidaknya ada 14 kasus yang di tangani nya sampai tuntas, misalnya dipenghujung tahun ini ternyata rata rata kasus yang menonjol adalah kasus  persetubuhan di bawah umur , kasus Kepabeanan  alias barang ilegal, kasus Curat,dan kasus Curanmor.

Terhadap kasus   asusila di bawah umur para tersangka telah di proses dan di tahan  seperti yang baru  saja terjadi berinisial IR (17), dimana korbannya FM(8). Ternyata pemicu utamanya adalah adanya pengaruh lingkungan, pengaruh  dunia maya , serta karena adanya kelalaian orang tua sehingga kurangnya pengawasan yang dilakukan jelas Dicky Subekti.

Lebih lanjut diungkapkan Kapolsek Sanggau Ledo , bahwa   anggotanya hanya berjumlah 19 orang maka setiap ada kasus yang terjadi maka pihaknya selalu minta bantuan  anggota Muspika,Toga, dan Toda.

Kendati demikian ternyata kasus asusila ini  sangat sulit dibendung sehingga semakin  menjamur. Dengan maraknya kasus kejahatan kemanusiaan tersebut membuat pimpinan kami menggelindingkan program yang disebut program GEMPA  ( Gerakan Masyarakat Peduli Anak) yang mana tugas dan fungsinya agar  setiap orang tua, lingkungan, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat serta organisasi kemasyarakatan bersatu, bahu membahu melindungi, dan mengawasi gerak gerik anak anak .

Dalam kaitan tersebut  anak anak disadarkan dan selalu diawasi prilakunya sehari hari  mengingat semakin maraknya konten konten yang berisikan pornografi yang datang lewat media sosial.

Oleh karenanya saat ini kami serius dan gencar  mengkampanyekan hal itu , harapan kami kepada orang tua dan keluarga , tolong awasi pengunaan HP Android  karena dari HP Android kita mudah mengakses  konten yang tidak sesuai dengan sifat dan kebiasaan kita sebagai orang timur.

Team kerja kami , yang terdiri unit Reskrim, Binmas; Intelejen,dan Satlantas ,secara  rutin melakukan rajia terhadap barang Ilegal yang masuk dari Jagoi Babang  Malaysia oleh sebab itulah kami juga  memohon dukungan dari masyarakat  luas di Bengkayang ini agar kami sanggup bekerja secara maksimal   ,”  Pungkas Kapolsek (Dominikus T)

 

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply