Ana Tewas Ditangan Suaminya Sendiri

Foto : Korban Setelah dibunuh Suaminya 

Dungkan,TangkalNews– Pada  malam kamis  5/12/2018 warga Dungkan  kecamatan Teriak kabupaten Bengkayang provinsi Kalimantan Barat dihebohkan dengan meninggalnya seorang wanita  bernama Ana (28) karena  dibantai suaminya sendiri bernama Pandol.

Berikut adalah  kronologis kejadiannya  bahwa pada  malam kamis 5/12 merupakan malam naas bagi seorang wanita muda beranak dua yang baru saja pulang  dari  bekerja di Malaysia untuk kedua kalinya.  Pasca kepulangan nya yang baru bekerja  sebulan lebih  sudah  kembali lagi ke kampung halaman  orang tuanya yang  masih memelihara  adik  laki laki si korban.

Sebenarnya persoalannya dipicu oleh permasalahan   yang sangat sederana  ,tatkala pada malam naas tersebut wanita dua anak ini berselisih paham dengan sang suami terkait tagihan harga tanah untuk perumahan yang semestinya sudah lunas , akan tetapi kepercayaan sang istri tidak di laksanakan dengan baik oleh sang suami, akibatnya tanah perumahan yang harganya 5 juta itu seharusnya sudah lunas , akan tetapi  begitu di tanya kan langsung kepada sipenjual tanah , ternyata  tanah yang telah dibayar pelaku  hanya Rp.1,5 juta saja.

Setelah mengetahui hal tersebut maka  sang Istri (Korban) mengeluarkan ucapan agak emosi  dengan mengatakan “ Kamu  memang orang yang tidak  benar  kalau begini terus lebih baik kita bercerai saja”  kemudian setelah mendengar ucapan tersebut maka si pelaku  menjadi gelap mata serta merta  langsung emosi, sehingga secara diam diam sang suami (Pelaku) mengambil Pisau Dapur dengan langsung disaksikan  anak nya yang berumur 10 tahun bahwa antara ibunya dengan  ayahnya yang sedang bertengkar sambil bergulat sedangkan tetangga tidak ada sama sekali yang tahu.

Mengingat perkelahian  yang tidak  berimbang  karena sang suami ( pelaku)  mempersenjatai  dirinya dengan senjata tajam sedangkan si korbn (Istri) hanya menggunakan tangan kosong maka si istri langsung roboh tak berdaya. Demikian diceritakan oleh ayah korban  bernama Nyaris ( 65) kepada Media ini.

 Lebih lanjut dikatakan ayah korban bahwa dirinya hanya mengira kalau  anaknya   sekedar  pingsan karena masuk angin namun setelah di gotong menuju rumah  ternyata ada luka menganga seperti terkena tusukan benda tajam di bagian ulu Hati, maka malam itu juga korban langsung dibawa kerumah sakit dengan menggunakan sepeda motor, begitu sampai di simpang Pakeng tiba tiba korban menghembuskan napasnya yang terakhir. Korban meninggalkan dua anak yang masih kecil  duduk disekolah dasar  , yang pertama  bernama  Rastika ( 10) kemudian jupenalis (8)

Untuk kepentingan penyidikan maka pihak kepolisian melakukan  visum at repertum  serta melakukan olah TKP, Terkait peristiwa berdarah yang menyebabkan kematian orang lain tersebut  Kapolres Bengkayang  melalui Kasat  Reskrim nya Sutrisno yang didampingi Eko Widiatmiko mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan kordinasi dan pengejaran  terhadap pelaku yang pada  saat ini masih buron.

                            Foto : Pandol (Pelaku) Sedang Buron  karena  menghabisi Nyawa  Ana (Istrinya) 




Kemudian pihak orangtua  korban berharap kepada aparat kepolisian agar segera menemukan pelaku , dan berharap juga kepada pihak yang berkemampuan lebih  agar  sudi membantu dan memperhatikan keberlangsungan nasib pendidikan anak yang di tinggalkan. Selain itu diharapkan agar pelaku dapat diganjar dengan hukuman yang setimpal oleh penegak hukum ( Dominikus .T)

Print Friendly




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply